PANTAI BALEKAMBANG MALANG
Pantai Balekambang terletak di Kecamatan Bantur ± 65 km, sebelah selatan kota Malang. Pantai ini dapat dicapai melalui Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Bantur, dilanjutkan ke Desa Srigonco.
GUNUNG BROMO-SEMERU
Gunung Bromo (dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuna: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur.
Rabu, 17 Juli 2013
WEDORO PUSAT KERAJINAN SEPATU DAN SANDAR, WARU SIDOARJO
Posted by infowisata01.blogspot.com
15.46, under |
Wedoro adalah sebuah desa di Kecamatan Waru, Sidoarjo, di daerah perbatasan Surabaya. Desa ini telah berkembang menjadi pusat Industri kerajinan Sandal dan Sepatu sejak Kemerdekaan Indonesia.
Desa ini berhasil meningkatkan komoditas ekonomi dalam bidang industri rumah tangga dengan membuat sepatu dan sandal atau bahkan tas.
WISATA ANYAR MANGROVE SURABAYA JAWA TIMUR
Posted by infowisata01.blogspot.com
15.40, under |
WAM Surabaya - Di awal tahun 2010, tepatnya 1 Januari 2010 pukul 8.30 wib, Walikota Surabaya Bambang DH melepaskan balon secara simbolis sebagai launching “Wisata Anyar Mangrove” di wilayah gunung anyar. Pelepasan balon ke udara yang bertulisan “Wisata Anyar Mangrove dari Gunung Anyar untuk Surabaya” ini disaksikan pula oleh Yusak Anshori (kepala Surabaya Tourism Board), Camat Gunung Anyar Kanti Budiarti, Lurah Gunung Anyar Tambak Jailani, pakar tata kota Johan Silas dan Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar Tambak, mewakili warganya yang menggagas acara ini.
Dalam sambutannya, Firman Arifin yang berprofesi sebagai dosen di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS) ini, menyampaikan bahwa ide atau gagasan dari warganya datang secara spontanitas. Dari ide dadakan ini panitia hanya punya waktu dua pekanan untuk merealisasikannya.
“Sebelumnya tidak ada rencana ntuk mengundang walikota. Tapi begitu proposal masuk ke kelurahan dan kecamatan, respon pemerintah sangat mengapresiasi ide dari warga perumahan wisma indah dua dan tirta agung. Bahkan kecamatan mensupport kami untuk mengundang walikota. Alhamdulillah akhirnya bapak walikota bersedia hadir”, ujar Firman.
MAU KERJA DI DUNIA PARIWISATA, YA KULIAH DI STP SATYA WIDYA SURABAYA
Posted by infowisata01.blogspot.com
15.24, under |
SEKOLAH TINGGI PARIWISATA SATYA WIDYA SURABAYA MEMBUKA PENDAFTARAN MAHASISWA BARU
Program Jurusan Yang di Buka adalah
- DIII Pariwisata / Ahli Madya (Amd)
- DIII Perhotelan / Ahli Madya (Amd)
- DIV Manajemen Pariwisata / Sarjana (S.T.Par)
- DIV Manajemen Perhotelan / Sarjana (S.T.Par)
Biaya pendaftaran Rp. 200.000/Calon Pendaftar :
Berikut ini persyaratannya :
1. PROGRAM PENDAFTARAN REGULER
Persyaratan Umum Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. Pria / Wanita
2. Usia Min. 17 Thn s/d 45 Thn
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Tidak Memakai narkoba dan Tidak terlibat Tindakan Kriminalitas
Persyaratan Khusus Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. 2 Lembar - Foto copy Legalisir Ijazah Terakhir SMA / SMK / Paket C
2. 2 Lembar - Foto copy Nilai Danem Terakhir SMA / SMK / Paket C
3. 3 Lembar - Foto 3x4 Hitam Putih
4. Mengisi Formulir Registrasi
5. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000 di Bagian Keuangan kampus
Kriteria Persyaratan Pendaftaran Reguler
1. Memenuhi kriteria persyaratan umum
2. Memenuhi kriteria persyaratan khusus
3. Mengikuti Tes Wawancara / Interview
(Schedeule/Jadwal akan di beritahukan setelah pendaftar membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir dan akan di Hubungi melalui via Telp/SMS)
4. Melunasi pembayaran Angsuran pertama dari Tahun ke-1 sebesar Rp. 3.250.000
(Paling Lambat 2 minggu setelah di terima dari nomor 3)
1. Pria / Wanita
2. Usia Min. 17 Thn s/d 45 Thn
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Tidak Memakai narkoba dan Tidak terlibat Tindakan Kriminalitas
Persyaratan Khusus Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. 2 Lembar - Foto copy Legalisir Ijazah Terakhir SMA / SMK / Paket C
2. 2 Lembar - Foto copy Nilai Danem Terakhir SMA / SMK / Paket C
3. 3 Lembar - Foto 3x4 Hitam Putih
4. Mengisi Formulir Registrasi
5. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000 di Bagian Keuangan kampus
Kriteria Persyaratan Pendaftaran Reguler
1. Memenuhi kriteria persyaratan umum
2. Memenuhi kriteria persyaratan khusus
3. Mengikuti Tes Wawancara / Interview
(Schedeule/Jadwal akan di beritahukan setelah pendaftar membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir dan akan di Hubungi melalui via Telp/SMS)
4. Melunasi pembayaran Angsuran pertama dari Tahun ke-1 sebesar Rp. 3.250.000
(Paling Lambat 2 minggu setelah di terima dari nomor 3)
2. PROGRAM PENDAFTARAN TRANSFER (AHLI JENJANG)
Persyaratan Umum Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. Pria / Wanita
2. Usia Min. 17 Thn s/d 45 Thn
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Tidak Memakai narkoba dan Tidak terlibat Tindakan Kriminalitas
5. Berasal dari Alumni Mahasiswa dan Mahasiswi D3 atau S1 Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri Se-Indonesia yang di Akui Oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Kementrian Kependidikan Nasional
Persyaratan Khusus Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. 2 Lembar - Foto copy Legalisir Ijazah Terakhir DIII Semua Jurusan
2. 2 Lembar - Foto copy Transkip Nilai DIII Semua Jurusan
3. 3 Lembar - Foto 3x4 Hitam Putih
4. Mengisi Formulir Registrasi
5. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000 di Bagian Keuangan kampus
Kriteria Persyaratan Pendaftaran Transfer (Ahli jenjang)
1. Memenuhi kriteria persyaratan umum
2. Memenuhi kriteria persyaratan khusus
3. Mengikuti Tes Wawancara / Interview
(Schedeule/Jadwal akan di beritahukan setelah pendaftar membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir dan akan di kabarin melalui via Telp/SMS)
4. Melunasi pembayaran Angsuran pertama dari Tahun ke-1 sebesar Rp. 3.250.000
(Paling Lambat 2 minggu setelah di terima dari nomor 3)
5. Transkip Nilai Lama akan di Konversi sesuai dengan Mata Kuliah Kami Jurusan DIII
(Apabila terdapat Kurang Nilai dari Mata Kuliah kami maka Mahasiswa tersebut dapat melakukan pengulangan kembali Mata Kuliah tersebut di tempat kami sesuai dengan kurikulum dan SKS yang sudah di tetapkan)
2. Usia Min. 17 Thn s/d 45 Thn
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Tidak Memakai narkoba dan Tidak terlibat Tindakan Kriminalitas
5. Berasal dari Alumni Mahasiswa dan Mahasiswi D3 atau S1 Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri Se-Indonesia yang di Akui Oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Kementrian Kependidikan Nasional
Persyaratan Khusus Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. 2 Lembar - Foto copy Legalisir Ijazah Terakhir DIII Semua Jurusan
2. 2 Lembar - Foto copy Transkip Nilai DIII Semua Jurusan
3. 3 Lembar - Foto 3x4 Hitam Putih
4. Mengisi Formulir Registrasi
5. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000 di Bagian Keuangan kampus
Kriteria Persyaratan Pendaftaran Transfer (Ahli jenjang)
1. Memenuhi kriteria persyaratan umum
2. Memenuhi kriteria persyaratan khusus
3. Mengikuti Tes Wawancara / Interview
(Schedeule/Jadwal akan di beritahukan setelah pendaftar membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir dan akan di kabarin melalui via Telp/SMS)
4. Melunasi pembayaran Angsuran pertama dari Tahun ke-1 sebesar Rp. 3.250.000
(Paling Lambat 2 minggu setelah di terima dari nomor 3)
5. Transkip Nilai Lama akan di Konversi sesuai dengan Mata Kuliah Kami Jurusan DIII
(Apabila terdapat Kurang Nilai dari Mata Kuliah kami maka Mahasiswa tersebut dapat melakukan pengulangan kembali Mata Kuliah tersebut di tempat kami sesuai dengan kurikulum dan SKS yang sudah di tetapkan)
3. JALUR KHUSUS
Adalah Pendaftaran Mahasiswa dari lulusan Sekolah/Lembaga kursus di bawah oleh SK Departement Ketenagaan Kerjaan
Persyaratan Umum Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. Pria / Wanita
2. Usia Min. 17 Thn s/d 45 Thn
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Tidak Memakai narkoba dan Tidak terlibat Tindakan Kriminalitas
5. Berasal dari lulusan Sekolah/Lembaga kursus di bawah oleh SK Departement Ketenagaan Kerjaan
Jalur khusus ini Meliputi:
- Pengulangan kembali Mata kuliah di Semester I,II,III,IV,V, AtauVI Sesuai dengan kurikulum Nasional
- Pembayaran Biaya Mulai dari Tahun I dampai Tahun ke III
Persyaratan Khusus Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. 2 Lembar - Foto copy Legalisir Sekolah/Lembaga kursus Terakhir
2. 2 Lembar - Foto copy Transkip Nilai Sekolah/Lembaga kursus Terakhir
3. 3 Lembar - Foto 3x4 Hitam Putih
4. Mengisi Formulir Registrasi
5. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000 di Bagian Keuangan kampus
Kriteria Persyaratan Pendaftaran Transfer (Ahli jenjang)
1. Memenuhi kriteria persyaratan umum
2. Memenuhi kriteria persyaratan khusus
3. Mengikuti Tes Wawancara / Interview
(Schedeule/Jadwal akan di beritahukan setelah pendaftar membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir dan akan di kabarin melalui via Telp/SMS)
4. Melunasi pembayaran Angsuran pertama dari Tahun ke-1 sebesar Rp. 3.250.000
(Paling Lambat 2 minggu setelah di terima dari nomor 3)
5. Transkip Nilai Lama akan di Konversi sesuai dengan Mata Kuliah Kami Jurusan DIII
(Apabila terdapat Kurang Nilai dari Mata Kuliah kami maka Mahasiswa tersebut dapat melakukan pengulangan kembali Mata Kuliah tersebut di tempat kami sesuai dengan kurikulum dan SKS yang sudah di tetapkan)
Situs : http://www.stp-satyawidya.ac.id/
HUBUNGI :
STP SATYA WIDYA
Jl.Bendul Merisi Utara VIII/23
SURABAYA
Telp / Fax : (031) 8437597
email : info@stp-satyawidya.ac.id
2. Usia Min. 17 Thn s/d 45 Thn
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Tidak Memakai narkoba dan Tidak terlibat Tindakan Kriminalitas
5. Berasal dari lulusan Sekolah/Lembaga kursus di bawah oleh SK Departement Ketenagaan Kerjaan
Jalur khusus ini Meliputi:
- Pengulangan kembali Mata kuliah di Semester I,II,III,IV,V, AtauVI Sesuai dengan kurikulum Nasional
- Pembayaran Biaya Mulai dari Tahun I dampai Tahun ke III
Persyaratan Khusus Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pariwisata Satya Widya Surabaya
1. 2 Lembar - Foto copy Legalisir Sekolah/Lembaga kursus Terakhir
2. 2 Lembar - Foto copy Transkip Nilai Sekolah/Lembaga kursus Terakhir
3. 3 Lembar - Foto 3x4 Hitam Putih
4. Mengisi Formulir Registrasi
5. Membayar Uang Pendaftaran Rp. 200.000 di Bagian Keuangan kampus
Kriteria Persyaratan Pendaftaran Transfer (Ahli jenjang)
1. Memenuhi kriteria persyaratan umum
2. Memenuhi kriteria persyaratan khusus
3. Mengikuti Tes Wawancara / Interview
(Schedeule/Jadwal akan di beritahukan setelah pendaftar membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir dan akan di kabarin melalui via Telp/SMS)
4. Melunasi pembayaran Angsuran pertama dari Tahun ke-1 sebesar Rp. 3.250.000
(Paling Lambat 2 minggu setelah di terima dari nomor 3)
5. Transkip Nilai Lama akan di Konversi sesuai dengan Mata Kuliah Kami Jurusan DIII
(Apabila terdapat Kurang Nilai dari Mata Kuliah kami maka Mahasiswa tersebut dapat melakukan pengulangan kembali Mata Kuliah tersebut di tempat kami sesuai dengan kurikulum dan SKS yang sudah di tetapkan)
Situs : http://www.stp-satyawidya.ac.id/
HUBUNGI :
STP SATYA WIDYA
Jl.Bendul Merisi Utara VIII/23
SURABAYA
Telp / Fax : (031) 8437597
email : info@stp-satyawidya.ac.id
Kamis, 06 Oktober 2011
PAMERAN BATIK DI SURABAYA
Posted by infowisata01.blogspot.com
06.39, under |
Keunikan Batik Jawa Timur memang tak pernah habis untuk dinikmati. Mahakarya anak bangsa tersebut menjadi salah satu kekeayaan daerah yang mempunyai cita rasa seni yang tinggi. Untuk mendukung pelestarian batik sebagai warisan budaya bangsa, House of sampoerna bekerjasama dengan Komunitas Batik Jawa Timur di Surabaya (KIBAS) kembali menggelar pameran batik jawa timur. Pameran tersebut bertajuk Batik Jawa Timur Berfilosofi. Pameran tersebut akan berlangsung pada tanggal 16 September hingga 9 Oktober mendatang. Sekitar 50 batik baik batik baru maupun batik yang sudah berumur 30-70 tahun dipamerkan disini. Daerah asal batik pun beragam mulai dari Mojokerto, Tanjung Bumi, Pamekasan, Tulungagung, Surabaya hingga Sidoarjo. Meski berasal dari daerah yang berbeda, batik tersebut tetap menunjukkan karakteristik batik khas Jawa Timur, yakni berwarna cerah dan bersifat naturalis. Dari motif yang dimiliki, adanya nilai historis dan filosofis sendiri yang terkandung dalam motif batik, membuat batik digunakan dalam berbagai ritual tertentu, seperti lamaran, pernikahan, kelahiran, dan kematian. Misalnya, motif batik mahkota yang menjadi ciri dari batik sekardangan, Sidoarjo. Batik yang digunakan untuk lamaran ini memilikimotif yang terkenal dan telah dipatenkan oleh Pemkab Sidoarjo sebagai salah satu motif khas daerah Sidoarjo. Dalam press conference pameran tersebut, diperkenalkan juga sebuah canting elektrik, yaitu sebuah canting yang digunakan untuk membatik dengan menggunakan tenaga listrik. Lintu Tulistyantoro selaku ketua KIBAS menjelaskan, canting elektrik ini merupakan inovasi baru. Bentuk dari canting elektrik ini sendiri terbuat dari bambu. Seperti halnya dari canting batik biasa, canting elektrik tak perlu menggunakan kompor untuk memanaskan malam untuk membatik, karena didalamnya sudah ada malam yang dilelehkan dengan tenaga panas yang dialiri listrik.
EAST JAVA SHOPPING AND CULTURE FESTIVAL, 1-30 OKOTBER 2011
Posted by infowisata01.blogspot.com
06.31, under |
Selama satu bulan penuh mulai 1 Oktober sampai 30 Oktober 2011, kita akan dimeriahkan dengan adanya Jatim Festival 2011 dengan tema “East Java Shopping and Culture Festival”. Rangkaian acara ini merupakan dalam rangka menyambut HUT Jawa Timur ke-66. Gubernur Jawa Timur, Soekarwo saat pembukaan East Java Shopping and Culture Festival di alun-alun Tugu Kota Malang, Sabtu (1/10) malam menjelaskan, dengan rangkaian acara peringatan Ulang Tahun Jawa Timur yang ke-66 tahun ini yang melibatkan banyak UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), lanjutnya, harus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Luar biasa sekali, pada momen ini, selain menampilkan banyak UMKM, juga pemberian diskon yang mencapai 70 persen. Ini benar-benar luar biasa,” lanjutnya. Seperti halnya dengan digelarnya East Java Shopping and Culture Festival ini, lanjut Pakde Karwo, merupakan event yang baru pertama kali diadakan dan harus mendapat dukungan semua pihak. “Ini merupakan salah ajang untuk mempromosikan Jawa Timur dan juga bagi UMKM. UMKM mempunyai peran besar dalam meningkatkan perekonomian mikro maupun secara makro,” imbuhnya. Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur saat ini mencapai 7,18 persen dan tahun 2012 diperkirakan akan mencapai 8 persen. “Pencapaian itu juga tidak lepas dari semakin tumbuh dan berkembangnya UMKM yang mempunyai potensi tinggi di Jawa Timur. Jawa Timur merupakan provinsi yang sangat tepat untuk berinvestasi,” Lanjut Soekarwo. Sementara menurut Ashar, Asisten Bidang Pemerintahan Jawa Timur. Selain memanjakan para shopper, kegiatan tersebut juga akan diwarnai dengan sejumlah atraksi hiburan seni budaya tradisional seperti tarian, parikan dan seni budaya dari kabupaten kota yang ada di Jawa Timur. “Pendeknya sepanjang Oktober masyarakat Jatim akan dimanjakan dengan beragam festival makanan dan seni budaya.” ujarnya. Maka, jangan sampai lewatkan untuk ikut serta dalam memeriahkan HUT Jatim, dengan menyemarakkan event East Java Shopping and Culture Festival. Dengan beragam rangkaian bentuk event, mulai budaya, aneka festival, kuliner, belanja, dan masih banyak lagi.
DUKUNG PULAU KOMODO MENJADI SATU DARI SEVEN WONDERS
Posted by infowisata01.blogspot.com
06.18, under |
Indonesia memiliki warisan alam yang sangat berharga. Ialah pulau komodo yang berlokasi di Loh Liang, Labuan Bajo, NTT. Komodo sendiri adalah satwa dari jaman purba (zaman dinosaurus) yang masih hidup hingga kini. Dengan warisan yang begitu luar biasa berharganya, rasanya tak sulit bagi komodo agar menjadi satu dari Seven Wonders.
Menurut Jusuf Kalla, peluang komodo masih sangat terbuka. Dibutuhkan 100 juta SMS dukungan agar bisa masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Mantan wakil Presiden RI itu juga menyatakan bahwa saat Lebaran kemarin jumlah SMS menembus angka satu miliar, karena itu 100 juta SMS sebenarnya bisa.
SMS yang bertarif cuman seribu rupiah itu akan lebih berguna bagi Indonesia ketimbang cuman bermain Facebook atau bermain Caro. Jika bisa memvote idola di ajang seperti Indonesia Idol, kenapa tidak memvote komodo, Indonesia? Jk yang merupakan duta Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) juga bakal meminta SBY agar ikut mendukung gerakan mem-vote komodo. Di Korea Selatan dan Afrika Selatan, Presiden-nya turun tangan langsung mengampanyekan negaranya. Hendaknya SBY juga melakukan hal yang sama.
Pariwisata Indonesia pun akan mengalami lonjakan yang signifikan, sebagai akibat dari dikenalnya komodo di mata dunia. Yang pasti akan banyak dampak positif lain yang berguna bagi Indonesia. Masih ada waktu untuk mendukung komodo hingga 11 November sebelum New7Wonders of Nature memutuskan Seven Wonders. Yuk dukung komodo dengan cara ketik: ‘komodo’ (tanpa tanda petik) dan kirim ke 9188
Menurut Jusuf Kalla, peluang komodo masih sangat terbuka. Dibutuhkan 100 juta SMS dukungan agar bisa masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Mantan wakil Presiden RI itu juga menyatakan bahwa saat Lebaran kemarin jumlah SMS menembus angka satu miliar, karena itu 100 juta SMS sebenarnya bisa.
SMS yang bertarif cuman seribu rupiah itu akan lebih berguna bagi Indonesia ketimbang cuman bermain Facebook atau bermain Caro. Jika bisa memvote idola di ajang seperti Indonesia Idol, kenapa tidak memvote komodo, Indonesia? Jk yang merupakan duta Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) juga bakal meminta SBY agar ikut mendukung gerakan mem-vote komodo. Di Korea Selatan dan Afrika Selatan, Presiden-nya turun tangan langsung mengampanyekan negaranya. Hendaknya SBY juga melakukan hal yang sama.
Seribu rupiah untuk Indonesia, mahalkah?Borobudur harus kalah dalam ajang Seven Wonders buatan manusia karena kurangnya dukungan. Karena itu, JK menghimbau ini (komodo) harus berhasil. Banyak keuntungan yang Indonesia dapatkan bila komodo masuk di Seven Wonders. Jika komodo masuk Seven Wonders, NTT bisa menjadi Bali kedua. Para turis yang bersinggah ke Bali bisa meneruskan wisata komodo di Pulau Komodo. NTT dan Bali akan mengalami pelonjakan wisatawan dari seluruh dunia yang ingin menyaksikan keindahan satwa zaman purba komodo.
Sebenarnya ada cara lain, yakni menggunakan dana besar untuk membeli pulsa telepon dan mengirimkan SMS. Selain curang, cara ini tidak ada artinya tanpa kesadaran.
Pariwisata Indonesia pun akan mengalami lonjakan yang signifikan, sebagai akibat dari dikenalnya komodo di mata dunia. Yang pasti akan banyak dampak positif lain yang berguna bagi Indonesia. Masih ada waktu untuk mendukung komodo hingga 11 November sebelum New7Wonders of Nature memutuskan Seven Wonders. Yuk dukung komodo dengan cara ketik: ‘komodo’ (tanpa tanda petik) dan kirim ke 9188
Jumat, 09 September 2011
NGABEN DI BALI
Posted by infowisata01.blogspot.com
18.55, under |
Ngaben adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan di Bali, khususnya oleh yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini. Di dalam Panca Yadnya, upacara ini termasuk dalam Pitra Yadnya, yaitu upacara yang ditujukan untuk roh lelulur. Makna upacara Ngaben pada intinya adalah untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal) ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda, Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma, Wisnu, Siwa.
Upacara Ngaben biasanya dilaksanakan oleh keluarga sanak saudara dari orang yang meninggal, sebagai wujud rasa hormat seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam sekali upacara ini biasanya menghabiskan dana 15 juta s/d 20 juta rupiah. Upacara ini biasanya dilakukan dengan semarak, tidak ada isak tangis, karena di Bali ada suatu keyakinan bahwa kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu dapat menghambat perjalanan sang arwah menuju tempatnya.
Hari pelaksanaan Ngaben ditentukan dengan mencari hari baik yang biasanya ditentukan oleh Pedanda. Beberapa hari sebelum upacara Ngaben dilaksanakan keluarga dibantu oleh masyarakat akan membuat “Bade dan Lembu” yang sangat megah terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan bahan lainnya. “Bade dan Lembu” ini merupakan tempat mayat yang akan dilaksanakan Ngaben.
Pagi hari ketika upacara ini dilaksanakan, keluarga dan sanak saudara serta masyarakat akan berkumpul mempersiapkan upacara. Mayat akan dibersihkan atau yang biasa disebut “Nyiramin” oleh masyarakat dan keluarga, “Nyiramin” ini dipimpin oleh orang yang dianggap paling tua didalam masyarakat. Setelah itu mayat akan dipakaikan pakaian adat Bali seperti
layaknya orang yang masih hidup.
Sebelum acara puncak dilaksanakan, seluruh keluarga akan memberikan penghormatan terakhir dan memberikan doa semoga arwah yang diupacarai memperoleh tempat yang baik. Setelah semuanya siap, maka mayat akan ditempatkan di “Bade” untuk diusung beramai-ramai ke kuburan tempat upacara Ngaben, diiringi dengan “gamelan”, “kidung suci”, dan diikuti seluruh keluarga dan masyarakat, di depan “Bade” terdapat kain putih yang panjang yang bermakna sebagai pembuka jalan sang arwah menuju tempat asalnya.
Di setiap pertigaan atau perempatan maka “Bade” akan diputar sebanyak 3 kali. Sesampainya di kuburan, upacara Ngaben dilaksanakan dengan meletakkan mayat di “Lembu” yang telah disiapkan diawali dengan upacara-upacara lainnya dan doa mantra dari Ida Pedanda, kemudian “Lembu” dibakar sampai menjadi Abu. Abu ini kemudian dibuang ke Laut atau sungai yang dianggap suci.
Setelah upacara ini, keluarga dapat tenang mendoakan leluhur dari tempat suci dan pura masing-masing. Inilah yang menyebabkan ikatan keluarga di Bali sangat kuat, karena mereka selalu ingat dan menghormati lelulur dan juga orang tuanya. Terdapat kepercayaan bahwa roh leluhur yang mengalami reinkarnasi akan kembali dalam lingkaran keluarga lagi, jadi biasanya seorang cucu merupakan reinkarnasi dari orang tuanya.
Foto-foto disini merupakan foto upacara Ngaben kerabat kerajaan di Bali (Ubud) yg bernama Agung Suyasa dan 2 kerabat kerajaan lainnya beserta 68 rakyat biasa. Jenasah mereka akan dikremasi menurut kepercayaan Hindu sehingga nantinya dapat reinkarnasi.
Ribuan orang ikut serta dalam prosesi utama yakni proses kremasi di Ubud, Bali. Jenazah pemimpin keluarga kerajaan Ubud Bali yakni Tjokarda Gede Agung Suyasa, keponakannya Tjokorda Raka, dan bibinya Desak Raka beserta 68 penduduk Ubud dikremasi pd tgl 15 Juli.
Upacara Ngaben biasanya dilaksanakan oleh keluarga sanak saudara dari orang yang meninggal, sebagai wujud rasa hormat seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam sekali upacara ini biasanya menghabiskan dana 15 juta s/d 20 juta rupiah. Upacara ini biasanya dilakukan dengan semarak, tidak ada isak tangis, karena di Bali ada suatu keyakinan bahwa kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu dapat menghambat perjalanan sang arwah menuju tempatnya.
Pagi hari ketika upacara ini dilaksanakan, keluarga dan sanak saudara serta masyarakat akan berkumpul mempersiapkan upacara. Mayat akan dibersihkan atau yang biasa disebut “Nyiramin” oleh masyarakat dan keluarga, “Nyiramin” ini dipimpin oleh orang yang dianggap paling tua didalam masyarakat. Setelah itu mayat akan dipakaikan pakaian adat Bali seperti
Sebelum acara puncak dilaksanakan, seluruh keluarga akan memberikan penghormatan terakhir dan memberikan doa semoga arwah yang diupacarai memperoleh tempat yang baik. Setelah semuanya siap, maka mayat akan ditempatkan di “Bade” untuk diusung beramai-ramai ke kuburan tempat upacara Ngaben, diiringi dengan “gamelan”, “kidung suci”, dan diikuti seluruh keluarga dan masyarakat, di depan “Bade” terdapat kain putih yang panjang yang bermakna sebagai pembuka jalan sang arwah menuju tempat asalnya.
Setelah upacara ini, keluarga dapat tenang mendoakan leluhur dari tempat suci dan pura masing-masing. Inilah yang menyebabkan ikatan keluarga di Bali sangat kuat, karena mereka selalu ingat dan menghormati lelulur dan juga orang tuanya. Terdapat kepercayaan bahwa roh leluhur yang mengalami reinkarnasi akan kembali dalam lingkaran keluarga lagi, jadi biasanya seorang cucu merupakan reinkarnasi dari orang tuanya.
Ribuan orang ikut serta dalam prosesi utama yakni proses kremasi di Ubud, Bali. Jenazah pemimpin keluarga kerajaan Ubud Bali yakni Tjokarda Gede Agung Suyasa, keponakannya Tjokorda Raka, dan bibinya Desak Raka beserta 68 penduduk Ubud dikremasi pd tgl 15 Juli.
DANAU TELUK GELAM (SUMATERA SELATAN)
Posted by infowisata01.blogspot.com
18.43, under |
Angin berembus semilir, menciptakan gelombang-gelombang kecil di permukaan air danau yang bening. Di tengah danau terdapat daratan yang ditumbuhi ribuan pohon gelam (Melaleuka leucadendron) dengan daun-daunnya yang mungil berwarna hijau muda. Danau Teluk Gelam di Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), suatu pagi di awal Januari 2005, itu masih menawarkan pesona alam yang menawan. Matahari yang kala itu tertutup mendung, membuat udara yang sejuk terasa lebih dingin.
Selain pemandangan alam Danau Teluk Gelam itu juga menawarkan fasilitas olahraga air yang menantang. Di pinggiran danau terdapat dermaga untuk dayung dan ski air, lengkap dengan menara start dan finis, pondok pemandu (align's hut), serta pembuatan tribun untuk penonton.
Tak jauh dari situ berdiri 34 rumah panggung kayu bertipe 45 dan 70, yang bisa digunakan untuk menginap atau beristirahat sementara waktu. Bagi mereka yang ingin bermalam bisa menginap di Hotel Teluk Gelam yang berdiri megah di pinggir danau. Hotel dua lantai dengan arsitektur modern itu terdiri atas dua bangunan, masing-masing memiliki 24 kamar.
Pondok-pondok di belakang hotel bisa jadi tempat untuk makan sambil ngobrol santai atau memancing ikan di danau. Jika bosan duduk-duduk, pengunjung bisa berjalan-jalan mengitari jalan melingkar yang mengelilingi separuh danau. Areal parkir di tempat ini cukup luas, dengan jalan masuk yang beraspal mulus.
Begitulah, Danau Teluk Gelam yang terletak di areal seluas 250 hektar itu merupakan obyek wisata sekaligus sarana olahraga yang memadai. Danau yang terletak di tepi jalan lintas Sumatera, sekitar 92 kilometer tenggara Palembang, ini termasuk salah satu tempat yang dipoles habis-habisan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI di Sumsel akhir Agustus-September 2004.
Saat itu danau besar ini menjadi ajang perlombaan dayung dan ski air dengan fasilitas bertaraf nasional. Sebenarnya ide pengembangan Danau Teluk Gelam telah digagas sejak tahun 1990-an.
Pembangunan berbagai fasilitas itu mendapat momentum ketika terpilih sebagai salah satu tempat penyelenggaraan cabang dayung dan ski air pada PON XVI. Setidaknya pembangunan danau itu menelan biaya Rp 31,9 miliar dari APBD Kabupaten Ogan Komering Ilir dan APBD Provinsi Sumsel, yang dikucurkan sejak tahun 2001 hingga pertengahan 2004.
Dengan potensi dan fasilitas seperti itu, sesungguhnya Danau Teluk Gelam bisa menjadi alternatif tempat wisata yang menarik di tengah minimnya obyek wisata di Sumsel. Para pengunjung bisa berolahraga air, mandi, berenang, memancing, atau sekadar berkeliling.
Hanya saja, setelah pelaksanaan PON XVI, keindahan dan fasilitas Danau Teluk Gelam seperti dibiarkan kesepian. Minim sekali wisatawan domestik, apalagi asing yang berkunjung. Pada hari libur nasional atau Minggu, puluhan orang berkunjung, dan selebihnya, obyek wisata itu kesepian.
Ketika Kompas bermalam di Hotel Teluk Gelam, suasana sepi begitu terasa. Pada malam itu ternyata tidak ada tamu lain yang menginap di hotel megah tersebut. Gerimis yang terus turun sejak sore hari menyebabkan malam terasa semakin mencekam.
Di hotel hanya ada beberapa petugas keamanan dan pelayan. Di luar, hanya ada satu warung yang buka di kompleks tempat wisata itu. Sementara dari kejauhan, dentuman suara house music, jelas terdengar. Ketika didekati, suara musik ingar-bingar itu berasal dari sebuah warung remang-remang di tepi jaIan lintas timur Sumatera. Di warung juga sepi pengunjung, sedangkan di tempat parkir hanya ada satu mobil patroli polisi dan satu mobil truk.
Nasrudin, Koordinator Pengelola Hotel Teluk Gelam, mengatakan, pengunjung yang menginap di hotelnya pada hari-hari kerja sekitar lima orang per hari atau bahkan kurang dari lima orang. Jumlah pengunjung meningkat menjadi sekitar 14 orang saat libur.
Hotel tersebut memiliki sejumlah jet-ski yang biasa disewakan kepada pengunjung seharga Rp 300.000 per jam, serta speed boat dengan harga sewa Rp 150.000 per jam.
"Setiap hari minggu rata-rata ada 10 orang yang menyewa jet-ski. Saat Lebaran atau hari libur besar, pendapatannya naik hingga Rp 5 juta sehari. Tetapi, hari biasa jarang ada yang menyewa," katanya.
Menurut staf pengelola Hotel Teluk Gelam, Reza Pahlevi, tidak semua pengunjung memanfaatkan fasilitas olahraga atau hotel. Banyak juga mereka yang datang hanya untuk bersantai sambil makan-makan di pondokan atau memancing ikan di danau.
"Banyak pengunjung yang datang untuk memancing. Beberapa waktu lalu, ada yang mendapat ikan belida besar, beratnya lima kilogram," katanya.
Jumlah pengunjung sebenarnya dapat dipacu dengan menyelenggarakan event besar, seperti perlombaan, pertunjukan musik, atau acara lain. Tetapi, setelah pelaksanaan PON XVI, peristiwa seperti itu jarang diadakan. Menurut Mujahid, pelaksana teknis perlengkapan, berbagai fasilitas olahraga pascapelaksanaan PON XVI diarahkan untuk pelatihanski air yang ditangani pembina Pemkab Ogan Komering Ilir.
Dibandingkan dengan danau lain di Sumsel, Danau Teluk Gelam punya beberapa keistimewaan. Salah satunya, letak danau ini cukup strategis sehingga mudah dijangkau masyarakat, yaitu berada di jalan lintas timur (jalintim) Sumatera, tepatnya di ruas antara Palembang-Lampung.
Danau alam yang luas ini tidak pernah mengering, meski pada musim kemarau. Air danau ini juga jernih dan dihuni berbagai jenis ikanlokal yang langka, seperti ikan belida. Selain itu, banyak kalangan yakin, beberapa buaya juga hidup di situ dan sempat dikhawatirkan mengancam keselamatan atlet ski air dan
pedayung, saat dilaksanakan PON XVI tahun 2004 lalu.
"Meski sepi dan jauh dari permukiman, sampai kini danau ini aman. Belum ada kejadian yang mengganggu pengunjung," kata Gusman,Koordinator Keamanan Danau Teluk Gelam.
Selain pemandangan alam Danau Teluk Gelam itu juga menawarkan fasilitas olahraga air yang menantang. Di pinggiran danau terdapat dermaga untuk dayung dan ski air, lengkap dengan menara start dan finis, pondok pemandu (align's hut), serta pembuatan tribun untuk penonton.
Tak jauh dari situ berdiri 34 rumah panggung kayu bertipe 45 dan 70, yang bisa digunakan untuk menginap atau beristirahat sementara waktu. Bagi mereka yang ingin bermalam bisa menginap di Hotel Teluk Gelam yang berdiri megah di pinggir danau. Hotel dua lantai dengan arsitektur modern itu terdiri atas dua bangunan, masing-masing memiliki 24 kamar.
Pondok-pondok di belakang hotel bisa jadi tempat untuk makan sambil ngobrol santai atau memancing ikan di danau. Jika bosan duduk-duduk, pengunjung bisa berjalan-jalan mengitari jalan melingkar yang mengelilingi separuh danau. Areal parkir di tempat ini cukup luas, dengan jalan masuk yang beraspal mulus.
Saat itu danau besar ini menjadi ajang perlombaan dayung dan ski air dengan fasilitas bertaraf nasional. Sebenarnya ide pengembangan Danau Teluk Gelam telah digagas sejak tahun 1990-an.
Pembangunan berbagai fasilitas itu mendapat momentum ketika terpilih sebagai salah satu tempat penyelenggaraan cabang dayung dan ski air pada PON XVI. Setidaknya pembangunan danau itu menelan biaya Rp 31,9 miliar dari APBD Kabupaten Ogan Komering Ilir dan APBD Provinsi Sumsel, yang dikucurkan sejak tahun 2001 hingga pertengahan 2004.
Dengan potensi dan fasilitas seperti itu, sesungguhnya Danau Teluk Gelam bisa menjadi alternatif tempat wisata yang menarik di tengah minimnya obyek wisata di Sumsel. Para pengunjung bisa berolahraga air, mandi, berenang, memancing, atau sekadar berkeliling.
Hanya saja, setelah pelaksanaan PON XVI, keindahan dan fasilitas Danau Teluk Gelam seperti dibiarkan kesepian. Minim sekali wisatawan domestik, apalagi asing yang berkunjung. Pada hari libur nasional atau Minggu, puluhan orang berkunjung, dan selebihnya, obyek wisata itu kesepian.
Di hotel hanya ada beberapa petugas keamanan dan pelayan. Di luar, hanya ada satu warung yang buka di kompleks tempat wisata itu. Sementara dari kejauhan, dentuman suara house music, jelas terdengar. Ketika didekati, suara musik ingar-bingar itu berasal dari sebuah warung remang-remang di tepi jaIan lintas timur Sumatera. Di warung juga sepi pengunjung, sedangkan di tempat parkir hanya ada satu mobil patroli polisi dan satu mobil truk.
Nasrudin, Koordinator Pengelola Hotel Teluk Gelam, mengatakan, pengunjung yang menginap di hotelnya pada hari-hari kerja sekitar lima orang per hari atau bahkan kurang dari lima orang. Jumlah pengunjung meningkat menjadi sekitar 14 orang saat libur.
Hotel tersebut memiliki sejumlah jet-ski yang biasa disewakan kepada pengunjung seharga Rp 300.000 per jam, serta speed boat dengan harga sewa Rp 150.000 per jam.
"Setiap hari minggu rata-rata ada 10 orang yang menyewa jet-ski. Saat Lebaran atau hari libur besar, pendapatannya naik hingga Rp 5 juta sehari. Tetapi, hari biasa jarang ada yang menyewa," katanya.
Menurut staf pengelola Hotel Teluk Gelam, Reza Pahlevi, tidak semua pengunjung memanfaatkan fasilitas olahraga atau hotel. Banyak juga mereka yang datang hanya untuk bersantai sambil makan-makan di pondokan atau memancing ikan di danau.
"Banyak pengunjung yang datang untuk memancing. Beberapa waktu lalu, ada yang mendapat ikan belida besar, beratnya lima kilogram," katanya.
Dibandingkan dengan danau lain di Sumsel, Danau Teluk Gelam punya beberapa keistimewaan. Salah satunya, letak danau ini cukup strategis sehingga mudah dijangkau masyarakat, yaitu berada di jalan lintas timur (jalintim) Sumatera, tepatnya di ruas antara Palembang-Lampung.
Danau alam yang luas ini tidak pernah mengering, meski pada musim kemarau. Air danau ini juga jernih dan dihuni berbagai jenis ikanlokal yang langka, seperti ikan belida. Selain itu, banyak kalangan yakin, beberapa buaya juga hidup di situ dan sempat dikhawatirkan mengancam keselamatan atlet ski air dan
pedayung, saat dilaksanakan PON XVI tahun 2004 lalu.
"Meski sepi dan jauh dari permukiman, sampai kini danau ini aman. Belum ada kejadian yang mengganggu pengunjung," kata Gusman,Koordinator Keamanan Danau Teluk Gelam.






